All about my unforgettable moments, my learning experiences, anything that hopefully useful to read
Mengapa harus bersedih ketika hendak bertemu dengan kekasih sejati
Mengapa harus menangis ketika ikhlas dan sabar telah berhasil kau jalani
ibu…
masih terngiang jelas di telingaku pesanmu
untuk menjadi ibu yang baik bagi anak-anakku
untuk menjadi seorang yang sabar layaknya dirimu
ibu…
betapa sejauh mata ini memandang selalu ada kasih sayangmu
betapa luas bumi ini tak cukup menggambarkan luasnya cintamu
bahkan senyum itu tak hilang dari rona wajahmu ibu…
Selamat jalan bundaku sayang…
begitu banyak kenangan indah terukir
begitu banyak pelajaran hidup mengalir
Allah sang Rahman…
Tiada yang lebih menyayangi ibu selain Engkau ya Robb
Allah sang Muhaimin…
Hamba titipkan ibu kepadamu saja yang senantiasa menjaga
Terima kasih ibu,
untuk setiap tetes keringat dan air matamu
untuk setiap doa yang kau panjatkan untuk kami
untuk berjuta cinta yang tak terhitung untuk kami
Sampai jumpa, di bumi tanpa sedih, di istana tanpa perih, Insya Allah… Amien
peluk cium kami, anak-anakmu.
———–
Wahai Jiwa yang tenang
kembalilah kepada Robmu dengan ridho dan diridhoi,
maka masuklah ke dalam golongan hambaKu dan masuklah ke dalam surgaKu
(QS Al FAJR : 27-30)
——–