Aug
04

Tidak perlu menjadi Tua

Filed Under (Uncategorized) by tyas-ary on 04-08-2007

"Assalamualaikum Bunda… " Suamiku menyapa sepulang kantor. Wajahnya letih, namun tetap tersenyum. Aku yang di tengah sakit karena masuk angin ini, menjadi lebih terjaga dengan kehadirannya. Masuk ke kamar, suamiku duduk di sisi tempat tidur. Menyatukan kedua telapak tangannya, dia berkata " Istri temanku meninggal sayang… tidak berbeda umur dengan adik."

Dua puluh tujuh tahun, itu umurku. Masih muda, masih segar, masih produktif, masih senang bercanda, masih suka lupa akan niat baik, masih suka molor menepati janji, masih suka sombong dengan pencapaian diri. Tapi seumur itu sama sekali bukan halangan untuk berpulang. Bahkan banyak yang lebih muda berangkat duluan.

Tidak perlu menjadi tua untuk menghadap Dia yang memiliki kita. Bahkan seusai berbuat dosapun tidak menjadi soal nyawa kita bisa lepas dari raga.

Dua puluh tujuh tahun. Apa yang sudah kucapai sejauh ini? Adakah ini cukup untuk bekalku? Ataukah kata-kata yang tak berguna dan menyakiti hati banyak orang justru yang memenuhi daftar amalanku?

Astaghfirullah… Maafkan aku ayah ibu, maafkan aku suami dan anakku, maafkan aku saudara-saudaraku, maafkan aku teman-temanku…

Sekali lagi teman, tidak perlu menjadi tua untuk mengalami saat itu.

04 agustus 07, menjelang sholat maghrib.



Post a Comment
Name:
Email:
Website:
Comments: